Kerangka Integratif Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara dalam Konteks Reformasi Birokrasi: Kajian Kepustakaan

manajemen talenta aparatur sipil negara sistem merit reformasi birokrasi transformasi digital

Authors

July 27, 2026

Downloads

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan konseptual antara manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan reformasi birokrasi berkelanjutan serta merumuskan kerangka integratif yang dapat menjadi acuan dalam pengelolaan talenta di sektor publik Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan menganalisis 31 sumber yang terdiri atas artikel ilmiah, regulasi pemerintah, dan dokumen resmi yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan teknik content analysis yang dipadukan dengan thematic synthesis untuk mengidentifikasi pola, hubungan konseptual, serta kesenjangan dalam literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen talenta ASN telah berkembang melalui penguatan sistem merit, digitalisasi tata kelola sumber daya manusia, dan peningkatan kompetensi aparatur. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa belum terintegrasinya proses manajemen talenta dengan pengembangan karier, manajemen kinerja, dan perencanaan suksesi, disertai kesenjangan kompetensi digital, budaya organisasi, serta komitmen kepemimpinan. Penelitian ini menghasilkan kerangka integratif yang terdiri atas empat dimensi, yaitu fondasi kelembagaan, proses inti manajemen talenta, faktor pengungkit implementasi, dan luaran strategis. Kerangka tersebut menempatkan sistem merit sebagai fondasi tata kelola, manajemen talenta sebagai mekanisme implementasi, serta kepemimpinan digital, transformasi digital, budaya organisasi, dan dukungan kelembagaan sebagai faktor akselerator reformasi birokrasi. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual dalam memperkuat hubungan antara manajemen talenta dan reformasi birokrasi berkelanjutan serta menjadi dasar pengembangan kebijakan pengelolaan ASN yang lebih strategis, adaptif, dan berorientasi pada penciptaan nilai publik.