Pemberdayaan Dewasa Lanjut Melalui Program Komunitas Sehat, Beriman, dan Peduli Lingkungan Berbasis Alkitab
Downloads
Lanjut usia (lansia) merupakan kelompok masyarakat yang menghadapi berbagai tantangan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual akibat proses penuaan. Kondisi tersebut memerlukan upaya pemberdayaan yang terintegrasi untuk meningkatkan kualitas hidup lansia secara holistik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesehatan, spiritualitas, kepedulian lingkungan, dan partisipasi sosial lansia melalui Program Komunitas Sehat, Beriman, dan Peduli Lingkungan Berbasis Alkitab. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pembinaan rohani, edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan dasar, penyuluhan pengelolaan lingkungan, kegiatan rekreatif, serta interaksi sosial. Program dilaksanakan pada 8 Juni 2026 di wilayah Soreang dengan melibatkan kelompok lansia sebagai peserta utama. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi, pemeriksaan kesehatan sederhana, diskusi, praktik pemilahan sampah, doa bersama, serta evaluasi melalui refleksi dan umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik, memperkuat kehidupan spiritual, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta berpartisipasi dalam pengelolaan lingkungan melalui pemilahan sampah dan pemanfaatan limbah organik. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan, meningkatkan interaksi sosial, memperkuat rasa kebersamaan, dan termotivasi menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain memberikan manfaat bagi peserta, program ini memperkuat sinergi antara gereja, masyarakat, dan tenaga pendamping dalam mendukung pelayanan lansia yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil pelaksanaan, dapat disimpulkan bahwa integrasi aspek kesehatan, spiritualitas, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan sosial merupakan model yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan lansia secara holistik. Program ini berpotensi menjadi alternatif pelayanan gereja dan model pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan, adaptif, serta mudah direplikasi bagi komunitas lansia di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright (c) 2026 Parmindo Harianja, Daniel Edward Tetty, Priskila Silvia, Ayu Nirmala Laia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
