Efisiensi Pemasaran UMKM Peternakan Kelinci di Kampung Ciputri Kabupaten Bandung Barat Melalui Penguatan Akses Pasar
Downloads
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) peternakan kelinci memiliki potensi ekonomi yang besar, namun masih menghadapi kendala pada efisiensi pemasaran dan akses pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi pemasaran UMKM peternakan kelinci di Kampung Ciputri, Bandung, melalui penguatan akses ke pasar perantara non-bandar, khususnya petshop. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan observasi, diskusi kelompok terfokus, pendampingan pemasaran door to door, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasaran langsung ke petshop dan penjual kelinci yang melayani konsumen akhir mampu memperpendek rantai distribusi dan meningkatkan harga jual dibandingkan sistem tengkulak. Strategi ini juga menciptakan stabilitas permintaan melalui pembeli tetap serta memperbaiki posisi tawar peternak. Implikasi temuan ini adalah bahwa penguatan akses pasar non-tengkulak terbukti efektif dalam meningkatkan keberlanjutan dan kesejahteraan UMKM peternakan kelinci. Implikasi praktisnya, model pendampingan pemasaran partisipatif berbasis petshop dapat diadaptasi oleh UMKM peternakan lain di pedesaan, sementara implikasi kebijakannya mendorong perlunya dukungan kelembagaan dalam pengembangan jejaring pasar alternatif bagi peternak kecil.
Copyright (c) 2026 Iqbal Banyu Sunarya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


