Edukasi Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan Tenaga Kesehatan Tentang Pencegahan dan Penanganan Gangguan Saluran Cerna Anak di Kabupaten Sampang
Downloads
Gangguan saluran cerna pada anak merupakan salah satu masalah kesehatan utama di negara berkembang. Kabupaten Sampang menjadi daerah dengan beban kasus diare yang tinggi dan cakupan penanganan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dampak edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai pencegahan dan penanganan gangguan saluran cerna pada anak. Metode penelitian adalah studi cross-sectional pada 42 tenaga kesehatan dari seluruh puskesmas di Kabupaten Sampang. Edukasi kesehatan berupa pengabdian masyarakat yang disampaikan oleh dokter spesialis anak mencakup materi definisi, etiologi, diagnosis, dan tatalaksana diare serta gangguan saluran cerna lainnya. Pengukuran pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang bermakna setelah edukasi (61,90±18,44 menjadi 88,33±15,33; p<0,000). Kesimpulan penelitian menunjukkan edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan mengenai pencegahan dan penanganan gangguan saluran cerna, khususnya diare. Program edukasi serupa dapat direplikasi dan disesuaikan di wilayah lain secara berkelanjutan untuk memperkuat kemampuan tenaga kesehatan dan berkontribusi pada peningkatan kesehatan anak di Indonesia.
Copyright (c) 2026 Alpha Fardah Athiyyah, Andy Darma, Khadijah Rizky Sumitro, Steven Christian Susianto, Cosariane Citra Widyaningrum, Subijanto Marto Sudarmo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


